Pemerintah Desa Sumberingin Kidul melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 telah melaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia yang bersumber dari Dana Desa (DD). Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April 2026 oleh kader Posyandu desa sebagai bentuk pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat sekaligus wujud transparansi dan akuntabilitas realisasi penggunaan Dana Desa.
Kegiatan Posyandu Balita dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, memantau pertumbuhan dan perkembangan balita, serta mencegah terjadinya stunting dan masalah gizi pada anak usia dini. Dalam pelaksanaannya, kader Posyandu melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala dan lengan, pencatatan perkembangan balita pada Kartu Menuju Sehat (KMS), pemberian vitamin, penyuluhan kesehatan, serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita.
Selain itu, kegiatan Posyandu Lansia juga dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah, berat badan, konsultasi kesehatan, edukasi pola hidup sehat, serta pemberian makanan tambahan bagi lansia. Melalui kegiatan ini diharapkan kondisi kesehatan lansia dapat terpantau secara berkala sehingga kualitas hidup masyarakat lanjut usia dapat meningkat.
Pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan dari Puskesmas, Pemerintah Desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam APBDes Tahun 2026.
Adapun pendanaan kegiatan bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 yang dialokasikan untuk bidang pelaksanaan pembangunan desa dan pembinaan kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat desa.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Posyandu Balita dan Lansia ini, Pemerintah Desa Sumberingin Kidul berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia, serta memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di tingkat desa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2026.
